Biar Performa Terjaga, Simak Lagi Tips Perawatan Kaki-Kaki Mobil yang Benar

Jakarta – Kaki-kaki mobil menjadi salah satu rangkaian penting untuk mendukung kenyamanan dan keamanan berkendara. Komponen ini sendiri, terdiri dari beberapa bagian, seperti roda, pelek, peer, tie rod, suspensi, shockbreaker, bushing, bearing, dan ball joint.

Susunan dan sistem kerja dari berbagai komponen kaki-kaki mobil ini, akan membuat kendaraan dapat melaju dengan mudah, aman, dan nyaman sesuai dengan arah kemudi dari pengendaranya.

Namun, untuk tetap menjaga performa dari kaki-kaki mobil, pemilik juga wajib melakukan perawatan kaki-kaki mobil yang baik, agar tidak terjadi masalah.

Berikut, tips dari laman resmi Suzuki Indonesia, untuk perawatan kaki-kaki mobil, agar fungsi dan performa mobil kesayangan tetap terjaga.

1. Hindari Membawa Muatan Berlebih

Setiap jenis mobil biasanya telah memiliki standar kapasitas yang disarankan. Hal tersebut bisa menyangkut jumlah penumpang serta total beban yang bisa dibawa dalam perjalanan.

Tindakan ini sering terjadi ketika sedang melakukan perjalanan bersama keluarga, dengan membawa banyak barang. Sebaiknya, kita perhatikan lagi batas muatan, lalu atur dengan lebih baik barang yang dibawa.

Jika terbiasa berkendara dengan membawa muatan melebihi kapasitas maksimal yang disarankan, maka dapat berdampak buruk terhadap komponen shockbreaker.

2. Usahakan untuk Tidak Melintasi Jalan Berlubang atau Rusak

Selanjutnya, pemilik atau pengemudi sebaiknya memperhatikan berbagai jenis medan yang dilalui. Usahakan untuk menghindari jalanan yang rusak atau berlubang.

Jika terlalu sering melewati jalanan tersebut, maka mobil akan mengalami berbagai guncangan. Hal ini bisa berdampak terhadap berbagai komponen mobil, terlebih di kaki-kaki mobil.

Mobil yang awet dan dapat dipakai dalam jangka waktu panjang, umumnya sangat memperhatikan hal ini.

Maka dari itu, usahakan untuk tidak melintasi berbagai jalanan rusak dan berlubang, sehingga bisa turut menjaga usia pakai kendaraan tersebut. Komponen di kaki mobil pun dapat tetap normal, tidak mudah patah, dan tidak bergeser posisinya.

3. Jika Terpaksa Melintasi Jalan Rusak, Atur Kecepatan

Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, mungkin banyak orang yang berpikir bahwa seringkali jalanan berlubang atau rusak tidak dapat dihindari.

Jika kita tidak bisa menghindari jalanan rusak, maka hal yang perlu diperhatikan dengan baik yaitu kecepatan berkendaranya. Usahakan untuk melaju dengan kecepatan rendah ketika melintasi jalanan tersebut, begitu pula ketika akan melintasi polisi tidur.

4. Jangan Lupa Ganti Ban secara Berkala

Cara perawatan selanjutnya yang tidak bisa diabaikan, adalah terkait penggantian ban. Pasalnya, si karet bundar ini, merupakan satu-satunya komponen roda empat yang bersentuhan langsung dengan jalanan.

Ban mobil memiliki masa pakai sehingga perlu diganti secara berkala, biasanya setiap tiga tahun sekali atau setiap mobil sudah menempuh jarak sepanjang 40 ribu kilometer.

Selain berdasarkan kedua hal tersebut, penggantian ban juga bisa disesuaikan dengan kondisi dan pemakaian kendaraan. Jika sudah mulai aus dan dirasa tidak nyaman lagi, maka sebaiknya diganti meski belum mencapai waktu atau jarak ideal penggantian.

5. Spooring secara Rutin

Spooring merupakan tindakan yang berguna untuk meluruskan posisi dari setiap roda mobil, sehingga kembali pada posisi standar sesuai dengan pengaturan pabriknya.

Tindakan ini dilakukan setiap mobil mencapai jarak tempuh sepanjang 10 ribu kilometer atau setiap 6 bulan sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *