Truk Ford Super Duty Generasi Berikutnya Kemungkinan Akan Menambah Tenaga Hibrida

Recado Automotive – Truk pikap Super Duty seri F Ford generasi berikutnya akan mendapatkan bantuan listrik, produsen mobil tersebut mengumumkan kemarin. Jajaran truk pikap ukuran penuh seri F telah menjadi kendaraan terlaris di Amerika Serikat selama kurang lebih empat dekade, dan permintaan yang tinggi membuat Ford memperluas produksi Super Duties ke Kompleks Perakitan Oakville di Ontario, Kanada, mulai tahun 2026. Sebagai bagian dari pengumuman produksi, Ford mengisyaratkan bahwa pikap Super Duty generasi berikutnya akan mendapatkan powertrain hybrid.

Pengumuman Ford cukup samar-samar, namun dikatakan bahwa perluasan tersebut “membuka jalan untuk menghadirkan teknologi multi-energi ke truk Super Duty generasi berikutnya.” Meskipun kami belum memperkirakan Super Duty akan sepenuhnya menggunakan listrik—terutama karena kendaraan listrik masih tertinggal dibandingkan truk bahan bakar dalam hal penarik dan pengangkutan—powertrain hybrid akan sangat masuk akal, terutama mengingat betapa populernya mobil tersebut dengan F- 150 truk. F-150 saat ini menawarkan pengaturan hybrid, yang menempatkan motor listrik antara mesin V-6 twin-turbo dan transmisi. Juga tidak jelas mesin apa yang akan dihibridisasi oleh Super Duty masa depan, karena generasi saat ini memiliki dua mesin V-8 berbahan bakar gas (6,8 liter dan 7,3 liter) serta mesin diesel 6,7 liter V-8.

Ford mengatakan bahwa memperkenalkan produksi truk tugas berat ke Kompleks Perakitan Oakville—yang menjadi pabrik ketiga yang memproduksi Super Duty—pada awalnya akan menambah kapasitas yang cukup untuk menambah 100.000 truk. Rencana tersebut juga akan menciptakan 1.800 lapangan kerja tambahan di Oakville, bersama dengan 150 lapangan kerja di Windsor Engine Complex, juga di Ontario, tempat mesin V-8 Super Duty dibuat. Dua fasilitas Super Duty lainnya—Pabrik Truk Kentucky dan Pabrik Perakitan Ohio—sudah mencapai kapasitas penuh, kata Ford. Perluasan ini akan memerlukan total investasi sebesar $3 miliar.

Dalam pengumuman yang sama, Ford juga mengatakan bahwa pihaknya “tetap berkomitmen untuk mengembangkan bisnis kendaraan listrik yang berkembang dan menguntungkan” dan secara khusus menyebutkan SUV listrik tiga baris. Ford awalnya bertujuan untuk meluncurkan kendaraan listrik tiga baris pada tahun 2025, yang diharapkan setara dengan mobil listrik Explorer yang populer. Awal tahun ini Ford mengumumkan bahwa SUV listrik akan ditunda hingga tahun 2027 karena menunggu perkembangan teknologi baterai yang lebih canggih. EV tiga baris juga akan dibangun di fasilitas Oakville.

https://www.symposiumgeorgia.org/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *